BAB I : PENDAHULUAN

Dengan motivasi belajar, siswa dapat membuat reaksi-reaksi yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan guna mengurangi ketegangan psikologisnya. Apabila siswa tidak berkemampuan atau tidak menemukan cara untuk mencapai tujuan tertentu, maka kebutuhannya untuk mencapai tujuan tersebut tidak akan terpenuhi. Maka diperlukan upaya meningkatkan motivasi belajar, karena dengan motivasi belajar yang tinggi, siswa akan mudah mencapai hasil belajar yang baik.

Tujuan pendidikan agama Islam Sekolah Dasar adalah untuk; memperkokoh keimanan, menumbuhkan kegairahan beribadah dalam berpuasa ramadlan dan membayar zakat fitrah, mengembangkan kemampuan membaca al-Qur ‘an berdasarkan kaidah-kaidah tajwid, memperindah sikap dan perilaku terpuji serta memahami dan mencontoh akhlak Rasulullah SAW dalam pergaulan sehari-hari.

Tujuan PAI tersebut sangat penting untuk dicapai, khususnya bagi siswa kelas V Sekolah Dasar, maka dalam proses belajar mengajar terutama belajar PAI seharusnya dilakukan dengan sengaja dan sungguh-sungguh untuk kepentingan peserta didik, agar peserta didik tersebut senang dan bergairah dalam belajar PAI. Maka, guru harus berusaha semaksimal mungkin agar tercipta motivasi belajar yang baik.

Keberhasilan suatu usaha untuk mencapai tujuan sangat ditentukan oleh kuat atau lemahnya motivasi itu sendiri. Dalam ajaran Islam secara jelas menerangkan bahwa motivasi sebagai sisi keadaan jiwa.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat ar-Ra’du ayat 11, yaitu:

 

اِنَّ الله َ لاَ يُغَيِّرُمَابِقَوْمٍ حَتّى يُغَيِّرُوْا مَابِاَنْفُسِِهِمْ (الرعد: 11)

“Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum, sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”. (Q.S. ar-Ra’du ayat 11).

Dengan motivasi belajar, siswa dapat membuat reaksi-reaksi yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan guna mengurangi ketegangan psikologisnya. Apabila siswa tidak berkemampuan atau tidak menemukan cara untuk mencapai tujuan tertentu, maka kebutuhannya untuk mencapai tujuan tersebut tidak akan terpenuhi. Maka diperlukan upaya meningkatkan motivasi belajar, karena dengan motivasi belajar yang tinggi, siswa akan mudah mencapai hasil belajar yang baik.

Motivasi merupakan suatu proses untuk menggiatkan motif-motif menjadi perbuatan atau tingkah laku untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan, atau keadaan dan kesiapan dalam diri siswa yang mendorong tingkah lakunya untuk berbuat sesuatu dalam mencapai tujuan tertentu. Belajar dengan motivasi kuat, akan melaksanakan semua kegiatan belajarnya dengan sungguh-sungguh, penuh gairah dan semangat. Sebaliknya, belajar dengan motivasi lemah, siswa akan malas dan tidak mau mengerjakan tugas-tugas yang berhubungan dengan pelajaran.Sehingga di sinilah pentingnya meningkatkan motivasi belajar PAI.

 Agar motivasi belajar PAI siswa dapat meningkat, maka guru harus dapat menggunakan alat motivasi demi meningkatkan motivasi belajar PAI tersebut, alat motivasi yang dimaksud adalah dengan cara pemberian angka dan pujian kepada siswa.

Pemberian angka merupakan alat motivasi yang memberikan rangsangan kepada peserta didik untuk mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi belajar, angka biasanya terdapat dalam buku rapor.Sedangkan pujian diberikan dengan maksud untuk menyenangkan peserta didik, sehingga motivasinya dalam belajar meningkat.

Oleh karena itu, seorang guru PAI harus dapat mengupayakan pemberian angka dan pujian agar siswa mempunyai motivasi yang kuat dalam belajar PAI. Karena kuat atau lemahnya motivasi belajar itu ikut serta dalam pencapaian hasil belajar PAI.

About these ads